Resep Mudah dan Praktis Membuat Nasi Kuning Lezat
10th September 2019

Berbicara mengenai kuliner nusantara selalu menjadi hal yang menarik dan menyenangkan. Apalagi Indonesia memiliki ragam kuliner yang kaya dari Sabang sampai Merauke di mana setiap daerah selalu memiliki kuliner yang khas dan dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat setempat. Nasi uduk merupakan salah satu makanan tradisional yang khas dari Jakarta.

Nasi uduk adalah hidangan modifikasi dari nasi putih dengan citarasa gurih dan lezat. Makanan tersebut terbuat dari nasi putih yang diolah dengan cara diaron kemudian dikukus dan disajikan dengan beberapa lauk atau makanan pendamping.

Sejarah atau Tempat Asal

Nasi uduk yang menjadi makanan khas Betawi ini ternyata memiliki sejarah yang panjang. Makanan ini sebenarnya merupakan hasil persilangan budaya Jawa dan Melayu. Konon saat Malaka jatuh di tangan bangsa Portugis pada tanggal 24 Agustus 1511, para bangsawan dari Melayu yang banyak tinggal di Sumatera mulai meninggalkan Malaka dan sampai di Batavia atau Betawi. Ketika proses hijrah tersebut, tentu mereka juga membawa barang dagangan mereka termasuk makanan khasnya untuk dijual ke masyarakat Jawa.

Saat di tanah Betawi yang saat itu ada orang Jawa dan orang Melayu, mereka tetap membawa kebiasaan masing – masing dalam hal kuliner. Jadi kaitan nasi uduk antara budaya Jawa dan Melayu pun terlihat. Jika makanan khas dari Melayu adalah nasi lemak, orang Jawa memiliki makanan khas berupa nasi gurih. Tetapi orang Betawi saat itu justru mengadaptasi hidangan nasi gurih atau nasi lemak menjadi nasi uduk.

Terkait dengan nama, ada beberapa opini tentang asal usul nama hidangan olahan nasi tersebut. Beberapa orang berpendapat bahwa istilah nasi uduk diambil dari bahasa Sunda yang berarti bercampur atau bersatu. Dengan kata lain, nasi tersebut dapat dicampur dengan hidangan yang lain. Karena hal inilah nasi uduk biasanya disajikan dengan hidangan lain atau lauk seperti tempe kering, telur iris, bihun goreng, bawang goreng, ayam goreng, atau yang lainnya.

Tautan : Catering Nasi Kotak Jakarta

Selain itu, ada pula yang beranggapan bahwa secara etimologi istilah uduk berarti susah karena dulu adalah makanan untuk rakyat kecil. Masyarakat saat itu cenderung mengonsumsi makanan seadanya. Di sisi lain, makan ini dulunya juga dijual dengan gerobak dan hanya dapat dijumpai di pasar.

Seiring berkembangnya jaman, saat ini hidangan tersebut semakin populer. Nasi tersebut di Jakarta awalnya dijual di wilayah Kebon Kacang, Tanah Abang. Saat ini sudah ada banyak sekali warung nasi uduk yang mengusung nama Kebon Kacang untuk menambah pelanggan karena memiliki nilai historis. Namun membuat olahan nasi tersebut saat ini sudah menjadi hal yang biasa. Banyak penggemar kuliner sering memasang nasi tersebut untuk menu harian.

Inovasi Nasi Uduk

Inovasi terkait sajian nasi bercitarasa gurih ini saat ini sudah cukup banyak karena dapat dibuat menjadi tumpeng dan ada pula nasi uduk dengan aneka warna seperti kuning, hijau, dan merah. Hidangan pendamping yang biasa digunakan untuk sajian ini antara lain adalah suwiran ayam, timun, kacang goreng, kering kentang, kering tempe, teri goreng, dan masih banyak lagi. Selain itu, ada juga yang menambahkan sajian pendamping aneh seperti sambal petai, udang balado, dan masih banyak lagi.

Untuk jenis nasi yang berwarna, biasanya bahan pewarna yang digunakan adalah warna alami. Untuk warna kuning dapat menggunakan kunyit yang dicampur pandan agar aromanya lebih harum. Untuk nasi hijau menggunakan daun suji dan daun pandan. Sementara itu nasi berwarna merah menggunakan beras merah.

Bahan dasar

Sebenarnya nasi uduk hampir sama seperti nasi lemak. Bedanya, sajian ini menggunakan tambahan bumbu rempah-rempah. Nasi tersebut dimasak dengan santan dan bumbu rempah seperti lada, kayu manis, jahe, serai, dan pala sehingga rasanya sangat berbeda dengan nasi lemak. Jika Anda tertarik untuk membuatnya, berikut ini adalah bahan dasar atau resep untuk membuat sajian ini

  • Beras 300 gram, cuci bersih
  • Santan kelapa kental 450 ml
  • Daun salam muda 2 lembar
  • Cengkeh 2 butir
  • Serai 2 batang, memarkan
  • Kayu manis 2 cm
  • Lada secukupnya
  • Pala bubuk secukupnya
  • Garam secukupnya

Cara Membuat Nasi Uduk

Setelah semua bahan di atas siap, berikut ini adalah langkah – langkah untuk membuat nasi uduk:

  • Kukus beras yang sudah dicuci bersih selama kurang lebih ½ jam.
  • Sambil menunggu nasi dikukus, didihkan santan kelapa bersama dengan kayu manis, cengkeh, pala bubuk, serai, dan daun salam. Masak sampai santan mengeluarkan aroma harum. Setelah itu saring santan tersebut
  • Campurkan beras yang telah dikukus tadi menjadi aron. Setelah itu aduk rata sampai santan meresap
  • Kukus kembali nasi selama 45 menit atau sampai nasi menjadi lunak
  • Angkat dan nasi pun siap disajikan dengan lauk pendamping.

Tips membuat nasi uduk

Membuat nasi uduk sebenarnya merupakan hal yang gampang-gampang susah. Untuk mendapatkan nasi yang lezat, dalam proses pembuatan nasi tersebut Anda perlu memperhatikan pemakaian santan. Takaran santan yang tepat akan sangat berpengaruh terhadap tingkat kegurihan nasi yang dihasilkan.

Usahakan untuk menggunakan santan kelapa yang kental agar rasa santan dapat terasa pada sajian nasi tersebut dan nasi juga terasa lebih gurih. Kekurangan santan akan membuat nasi terasa kurang mantap atau gurih. Jika Anda menyukai rasa pedas, pada proses mengukus nasi dapat ditambahkan potongan cabai merah.

Bagi sebagian orang, memasak nasi uduk sendiri harus menggunakan panci pengukus. Jika Anda merasa memakai panci pengukus adalah hal yang merepotkan, jangan khawatir karena Anda dapat menggunakan penanak nasi atau rice cooker untuk memasak nasi uduk Anda. Supaya kelezatan nasi uduk tetap terjaga berikut ini adalah tips memasak nasi uduk dengan rice cooker atau magic com

  • Pilihlah beras dari jenis yang baik atau beras pulen
  • Cuci beras kemudian rendam lebih dulu supaya lebih cepat matang
  • Perhatikan takaran beras dengan jumlah air atau santan dengan cermat
  • Ketika beras sudah masuk ke dalam rice cooker, baru tambahkan santan dan bumbu
  • Tekan tombol cook dan pastikan rice cooker sudah tertutup rapat
  • Jika nasi sudah matang, segera aduk nasi tersebut secara merata supaya tidak menggumpal

Nasi uduk komplit dengan aneka lauk pauk atau tumisan dapat menjadi hidangan utama yang biasanya menggunakan nasi putih biasa. Sajian nasi gurih dengan pelengkap seperti daging, telur, tahu, sambal kacang, kerupuk, ikan, dan ayam akan terasa semakin nikmat. Makanan ini dapat dihidangkan untuk acara keluarga, syukuran, ulang tahun, atau sekedar sebagai variasi menu nasi putih.

Nasi khas Betawi tersebut kini juga banyak dijual sebagai menu sarapan dengan harga yang terjangkau. Menu yang satu ini banyak diminati oleh semua kalangan. Selain cocok untuk sarapan, sajian ini juga cocok untuk makan malam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Call Now
Whatsapp